Showing posts with label CIBUBUR. Show all posts
Showing posts with label CIBUBUR. Show all posts

Rumah Mewah Tanpa Dp Di Depok

Pilihan Rumah Mewah Terbaik Di Bojongsari Depok

Jika kamu Ingin punya rumah cukup mentereng baik bangunan maupun lokasi nya , tapi tanpa menguras tabungan kamu untuk sekedar uang muka , bisa membaca beberapa analisa dan kesimpulan di artikel ini. Rumah dengan bentuk dan ukuran yang cukup mewah kini banyak sekali ditawarkan dari berbagai pengembang, dengan lokasi menjadi nilai tambah yang sangat mempengaruhi harga jualnya. Meski ukuran mewah kini menjadi sangat relatif tapi lokasi yang menjadikan pembeda utama dari sebuah perumahan.



Bagi kamu yang ingin memiliki rumah pertama tapi tidak mau nanggung dalam pilihannya dan juga berjarak tidak jauh dari aktivitas pekerjaan, bisa memilih perumahan di jalur Ciputat Bojongsari yang kini semakin melambung dari sisi harga. Ada perumahan yang menawarkan unit rumahnya dengan harga cuma semilyaran tapi memiliki keunggulan mutlak akan lokasi yang mudah di jangkau dan berada di jalan utama yang sedang berkembang pesat.

New Royal residence mungkin menawarkan unitnya tidak terlalu jauh berbeda dengan para perumahan lain di selatan Jakarta. Tetapi yang menjadi pembeda adalah lokasi dan juga sangat mudah untuk di miliki bagi millenial yang ingin KPR rumah tanpa mengeluarkan muka dan biaya2 yang nilainya bisa sampai 10% dari harga rumahnya tersebut. Cukup booking fee dan melengkapi persyaratan berkas KPR , kamu bisa langsung akad dengan bank nasional yang banyak sudah kerjasama dengan developer.

Tunggu apalagi, segera beranikan untuk punya rumah keren di lokasi paling menguntungkan di selatan Jakarta.
Info : 08121314923

Rumah Keren Ready Stok Cibubur

Rumah Ready Stok Di Alternatif Cibubur


Konsumen kini lebih memilih hunian yang sudah dalam kondisi ready stok, dengan membeli rumah siap huni banyak keuntungan yang didapat konsumen, seperti tidak perlu menunggu lama, bisa di sewakan langsung dan dapat penghasilan, juga terhindar dari developer yang kurang komit membangun dalam waktu yang tepat.



Askara Residence Cibubur
Merupakan Townhouse Eksklusif yang compact untuk memuaskan  kebutuhan penghuni akan rumah tinggal  yang nyaman dan modern. Askara Residence menghadirkan suasana Alami Yang Hijau Dan Nyaman karena di rancang dan di bangun dengan sepenuh hati di kawasan alternatif Cibubur Km 7.


Askara Residence dilengkapi instalasi listrik bawah tanah, dan akses satu pintu gerbang (one-gate system). Lokasi yang mudah dicapai, dekat dengan akses tol (Tol Kota Wisata), dan bebas banjir, di kelilingi perumahan premium dengan fasilitas umum yang berkelas.


Selling Point Askara Cibubur :
- 3 Menit Dari Gerbang Kota Wisata
- 5 Menit Dari Akses Tol Kowis
- 5 Menit ke Eka Hospital
- 20 Menit Ke LRT station
- 10 Menit ke Mall Citragrand
- 15 menit ke Trans Studio
-  Tersedia Unit Ready Stok/siap huni
-  Fitur Smarthome
-  Promo kpr DP 0%
- Booking Fee Hanya 5 Juta bisa langsung pilih unit.
More info klik : askaracibubur.blogspot.com

Warga Depok Butuh Tempat Wisata

Depok Perlu Tempat Wisata Yang Bagus

Penduduk kota Depok Hampir 5 Juta jiwa, dengan kepadatan penduduk seperti itu, kota Depok sangat membutuhkan fasilitas umum yang memadai, ada salah satu kebutuhan yang masih sangat kurang di perhatikan pihak Pemkot adalah kurang destinasi wisata yang layak dan representatif untuk warga dapat menghilangkan stres dari penatnya kehidupan kota besar yang padat.

Ada tempat- tempat yang sangat potensial sebagai destinasi wisata yang menarik jika di kelola dan di poles dengan cantik. Di berbagai sudut kota Depok banyak lah terdapat danau-danau atau Setu yang masih baik kondisinya dan dan potensial sebagai destinasi wisata alternatif bagi warga kota Depok. Jika di kelola dengan maksimal dan di rawat kondisi danau/Setu bahkan di percantik maka Depok adalah kota yang terkenal dengan danau atau Setu yang jadi k banggakan dan maskot kota Depok.




Di kecamatan Cilodong ada 2 danau yang kondisinya kurang rapi dan terawat, Setu cilodong dan Setu baru, bahkan dalam Setu baru kondisinya cukup memprihatinkan, banyak sampah di danau dan pinggir danau, banyak juga pedagang yang tidak di atur dengan baik menjadi pemandangan yang semrawut. 

Danau/Setu yang terkenal karena adanya studio alam TVRI ini sangat terkenal di jaman 80an, berbagai acara tv jaman dahulu di buat di area Setu ini. Adanya studio alam ini sebenarnya modal yang bagus untuk penataan danau/Setu baru menjadi destinasi wisata yang membanggakan di kota Depok.
ASAL MULA CIBUBUR

ASAL MULA CIBUBUR

Sebelum ada Desa Cibubur (Jakarta), ada sebuah desa lama yang disebut sebagai Desa Cisalak yang menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Cimanggis Kabupaten Bogor (kini menjadi bagian wilayah Kota Depok). Di sudut Desa Cisalak ini ada sebuah setu (danau kecil) yang disebut Setu Jemblang (kini disebut Setu Baru). Pada tahun 1969 di selatan setu ini (kini Kelurahan Harjamukti) dipilih sebagai tempat Pertemuan Pramuka Penegak Pandega Puteri Putera (PERPPANITERA). Lokasi ini dipilih karena hawanya sejuk, lingkungan yang hijau, setu yang jernih dan adanya hutan di utara setu membuat area ini sesuai untuk sebuah ‘perkampungan’ pramuka bagi penegak/pandega (setingkat SMA/perguruan tinggi). Disamping itu, lokasinya yang tidak jauh dari Jakarta, membuat area ini menjadi pilihan yang tepat untuk sebuah bumi perkemahan bagi PERPPANITERA (yang kini disebut Raimuna) secara nasional. Kawasan kegiatan kepramukaan (yang kemudian disebut BUPERTA) yang luasnya 210 Ha sebelumnya merupakan areal perkebunan karet.



Pada waktu diselenggarakannya Raimuna pertama itu, desa terdekat dari Cisalak adalah Desa Cibubur. Sebuah kampung di utara Setu Baru disebut kampung Pondok Rangon yang mana kampung ini masuk bagian wilayah Desa Cibubur. Pada tahun 1973 Kwartir Nasional (Kwarnas) menyelenggarakan pertemuan besar pramuka untuk penggalang (setingkat SMP) yang pertama secara nasional (disebut Jambore). Lokasi untuk jambore yang direkomendasikan adalah Desa Cibubur (di utara Setu Baru) karena lokasi itu masih cukup luas dan datar. Sementara di selatan Setu Baru (Desa Cisalak) yang menjadi area Raimuna sebelumnya tidak dipilih karena selain lahannya sempit juga di area itu sudah mulai banyak penduduk apalagi area itu menjadi jalan utama dari Cisalak ke Cileungsi.

Dengan adanya penyelenggaraan jambore ini nama Cibubur mulai dikenal secara luas. Ketika Raimuna diselenggarakan jalan menuju lokasi (Setu Baru) dilakukan melalui Jalan Radar Auri. Akan tetapi, ketika Jambore jalan yang dilalui tidak melalui Jalan Radar Auri (yang masuk Kabupaten Bogor) melainkan dibuat jalan baru melalui Desa Cibubur (DKI Jakarta) yang kini dikenal sebagai Jalan Jambore (terusan Jalan Raya Cibubur/Jalan Lapangan Tembak). Nama Cibubur terus meroket seiring dengan kebijakan Kwarnas yang menetapkan area Cibubur menjadi lokasi pertemuan pramuka jangka panjang baik untuk pramuka penggalang maupun pramuka penegak/pandega. Sejak tahun 1981 bumi perkemahan Cibubur sering dipilih menjadi tempat Jambore Nasional maupun Raimuna Nasional tetapi tidak lagi setelah tahun 2008.

Selama adanya kegiatan kepramukaan di bumi perkemahan itu, nama Cibubur terus melejit sementara nama Cisalak, Cimanggis lambat laun mulai meredup. Dalam perkembangannya Buperta ini semakin mudah diakses seiring dengan pembangunan jalan tol Jagorawi (Jakarta-Bogor) yang dimulai tahun 1973 (selesai tahun 1978). Tragisnya, jalan tol ini membelah Desa Cibubur. Area Buperta yang berada di Kampung Pondok Rangon terpisah dari desa induknya, dan selanjutnya Kampung Pondok Rangon dinaikkan statusnya dari kampung menjadi desa—Desa Pondok Rangon (masuk Kecamatan Cipayung). Akan tetapi nama Cibubur tetap melekat pada area Buperta sekalipun nama kelurahannya telah berubah menjadi Desa Pondok Rangon. Sementara dalam perkembangannya Desa Cisalak dimekarkan dan area Raimuna dulu (selatan Situ Baru) menjadi Desa Harjamukti. Desa baru ini tidak seperti Desa Pondok Rangon yang berpisah dengan Desa Cibubur, tetapi Desa Harjamukti ini sebagian di sisi barat jalan tol an sebagian di sisi timur jalan tol yang dihubungkan oleh flyover (jembatan layang) di atas jalan tol Jagorawi. Jembatan layang ini dibangun ketika menjelang Jambore Nasional yang ketiga yang diselenggaran di Buperta (Desa Pondok Rangon) pada tahun 1981.

Adanya jalan tol dan jembatan layang ini, area yang sebelumnya hanya dikenal sebagai bumi perkemahan lambat laun mulai dilirik pengembang. Uniknya para pengembang menjadikan nama Cibubur sebagai ikon—mengacu pada nama yang populer menunjukkan area bumi perkemahan, padahal lokasinya bukan berada di Desa Cibubur. Ini dengan sendirinya nama Cibubur menjadi nama generik (bukan lagi sekadar menunjukkan nama desa). Dengan begitu, era nama Kawasan Cibubur dimulai. Pada tahun 1997 sejumlah pengembang mulai membangun perumahan baru di kawasan ini. Diawali oleh Konsorsium Duta Pertiwi yang membangun Kota Wisata yang terkenal dengan konsep lima benuanya. Nama Cibubur muncul ke permukaan, sedangkan nama-nama Cisalak/Harjamukti (Kecamatan Cimanggis) dan Pondok Rangon (Kecamatan Cipayung) tetap tenggelam di Situ Baru—danau kecil yang menjadi tempat kegiatan pramuka yang memisahkan Desa Pondok Rangon dengan Desa Harjamukti. Selanjutnya Kawasan Cibubur berkembang ke arah timur Buperta (wilayah Bekasi) sepanjang Jalan Trans Yogie. Awalnya Jalan Trans Yogie ini adalah sebuah pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Jakarta dengan kota mandiri Jonggol sekitar tahun 1990. Namun proyek Jonggol ini tidak terlaksana. Sisi-sisi jalan alternatif inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pengembang hingga akhirnya menjadi kawasan perumahan 'segi tiga emas'.


Pada tahun 1999 Kota Depok dibentuk. Depok dinaikkan statusnya yang telah menjadi kota administratif (kotif) sejak tahun 1981. Dengan terbentuknya Kota Depok ini, sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor bergabung, salah satunya adalah Kecamatan Cimanggis. Desa Harjamukti yang telah menjadi bagian Kawasan Cibubur yang menjadi bagi dari Kecamatan Cimanggis, maka dengan sendirinya Desa Harjamukti masuk ke wilayah Kota Depok. Sejak 1999 mulai muncul istilah Cibubur Depok. Kawasan Cibubur ini semakin berkembang apalagi pada tahun 2002 terjadi banjir besar di Jakarta yang menyebabkan pengembang semakin jorjoran mempromosikan Kawasan Cibubur ini sebagai lokasi hunian baru yang bebas banjir. Dan terbukti sejak banjir itu, muncul sejumlah pengembang baru di Kawasan Cibubur ini yang melahirkan perumahan-perumahan seperti Raffles Hill, Taman Laguna, Citra Gran, The Address Cibubur dan sebagainya.




Nama Cibubur Depok sendiri merujuk pada Kawasan Cibubur yang berada di sisi-sisi jalan poros Trans Yogie di wilayah Kota Depok di sebelah barat Kali Sunter. Sedangkan sebelah timur Kali Sunter adalah bagian wilayah Kabupaten Bekasi, setelah itu jalan poros ini masuk Kabupaten Bogor. Ini berarti Perumahan Raffles Hils yang berada di Kelurahan Harjamukti termasuk wilayah Kota Depok yang menjadi kawasan Cibubur Depok. Kawasan Cibubur Depok ini dengan demikian hanya wilayah yang berada di sebelah selatan Situ Baru (sisi jalan tol sebelah timur), di sebelah barat Kali Sunter dan di sebelah selatan Jalan Jambore (berbatasan dengan Kelurahan Cibubur). Ini berarti Cibubur Junction masuk wilayah Kelurahan Cibubur. Sementara Taman Laguna dan Citra Grand masuk kawasan Cibubur yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Batas Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor adalah Kali Cikeas. Ini berarti Taman Wisata masuk Kabupaten Bogor sebagaimana halnya dengan Taman Cikeas (perumahan tempat tinggal Presiden SBY).